Unisma Cacat Hukum, Ini Tuntutan Aliansi Mahasiswa Tolak Kebijakan Pesta Demokrasi!

Reporter : Syahrullah Arsyad

lapmimalang.com – Aliansi mahasiswa peduli kampus Universitas Islam Malang (Unisma) mengadakan aksi menolak pesta demokrasi pemira kampus yang dinilai tidak demokratis. Massa aksi mengepung gedung rektorat, Kamis (30/11) sekitar pukul 10.00 WIB

Koordinator aksi, Kamil Banapon mengatakan aksi ini menolak hasil sidang ad-hoc pasal 14 ayat (4) dan pasal 13 ayat (6) yang dinilai bertentangan dan tidak demokratis.

Press release aliansi mahasiswa Unisma tolak kebijakan pemira kampus

“Bagaimana mungkin, ketika ada mahasiswa yang mau mencalonkan diri di pesta demokrasi harus mendapat restu atau lima rekomendasi dari fakultas lain terdahulu sebagai syarat calon.” Katanya

“Ketika calon dari fakultas lain meminta rekim dari 3-4 fakultas dari BEM-F yang itu bukan dari fakultasnya juga tidak ada kepastian untuk memberi karena alasan politis. Demokrasi macam apa yang dimainkan kampus ini?” Terang Kamil di depan masa aksi

Kata Kamil kebijakan ini membuat Unisma krisis demokrasi dan membatasi hak mahasiswa.

“Kebijakan ini telah merenggut dan membatasi hak mahasiswa yang ingin dipilih dan memilih serta berproses di internal kampus. Dampak lainnya adalah demokrasi yang sudah dipermainkan ini menjadi sistem yang hanya dirasakan kelompok saja.” tuturnya

Ketika ditanya tanggapan rektor, Kamil mengaku mereka disuruh ke ruang sidang, “Tidak ada tanggapan dan solusi apa-apa dari pak rektor, hanya menyuruh kami ke ruang sidang rektorat.” Pungkasnya

Adapun tuntutan massa aksi ini diantaranya, menolak hasil sidang Ad-Hoc pasal 14 ayat (4) dan pasal 13 ayat (6), Menuntut perbaikan krisis demokrasi kampus Unisma yang tidak demokratis, Menuntut kebijaka team Ad-Hoc yang harus bersifat equality before the law, meminta pertanggungjawaban tegas ketua DPMU selaku ketua tim Ad-Hoc, Menuntut pihak rektorat yang mematikan kreatifitas mahasiswa. (Rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close