Nawacita Berujung Dukacita, HMI Cabang Serang gelar Aksi di kantor DPRD provinsi Banten

Serang (24/09), Himpunan mahasiswa Islam Cabang Serang menggelar Demonstrasi, Senin ( 24/9) siang. Aksi tersebut berada di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, agenda tersebut dilakukan untuk menyampaikan kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi – JK), yang dinilai tak berpihak kepaa rakyat.
Dalam orasinya, ketua Umum HMI cabang Serang, Abu Jihad Amin. Menyampaikan, “Pemerintahan Jokowi-Jk gagal dalam perekonomian Indonesia melemah, kurs jual rupiah mencapai level Rp 15.002 per dolar AS. Sementara kurs beli berada di Rp 14.852 per dolar AS dan pemerintah melalui nawacitanya hanya sekedar janji semata, realitasnya kesenjangan,keterpurukan masih ada di daerah – daerah terpencil dan persoalan yang dihadapi bangsa saat ini seperti menunjukkan kegagalan dalam memimpin bangsa” ujarnya.
Sementara itu ketua bidang perguruan tinggi kemahasiswaan dan kepemudaan (PTKP) HMI Cabang Serang, subhan fauzi, menambahkan kondisi demokrasi dan kebebasan berekspresi dalam berdemokrasi terancam.
” Tindakan-tindakan represif oleh aparat kepada para Demonstran, salah satunya aksi yang di lakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) seluruh Indonesia khususnya cabang Bengkulu dan Medan, membuktikan kedzaliman kekuasaan saat ini yang merupakan bentuk dari anti kritik yang semestinya aparat menghormati kegiatan demonstrasi merupakan manifestasi dari hak kebebasan berekspresi dan di jamin dalam UU No 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum”.sebutnya.
Kordinator Lapangan (KORLAP) Aksi Jilid 2 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang, Juanda. Kami tergabung dalam HMI Cabang Serang, pemerintah Jokowi – JK gagal dalam memimpin bangsa ini. kami menuntut kepada pemerintah : 1. Nawa cita Berujung Duka 2 Tolak Represif Aparat 3. Rektifitasi supremasi Hukum 4. Tolak Politisasi Kampus”, Pungkasnya.(CTR/SAY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close